Latest

Kategori berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print

Antwerp Depak Radja Nainggolan

Antwerp Depan Radja Nainggolan
Radja Nainggolan saat pertama kali diperkenalkan sebagai pemain Royal Antwerp. Foto: Twitter Transfernews

15 November – (moerni) – Radja Nainggolan dipastikan tak akan lagi berseragam Royal Antwerp. Klub Belgia itu mendepak, dan telah berencana menjual pemain berdarah Indonesia tersebut. Pada bursa musim panas mendatang.

 

Keputusan tersebut diambil menyusul sejumlah prilaku buruk Nainggolan. Dalam bebera bulan terakhir. Mulai dari ditangkap polisi. Karena berkendara tanpa surat izin mengemudi (SIM). Hingga ketangkap basah merokok di bangku cadangan. Saat tim B bertanding melawan Standard Liege, bulan lalu.

 

 

Antwerp Depan Radja Nainggolan

PELANGGARAN : Radja Nainggolan ketangkap basah merokok vape di bangku cadangan saat Antwerp B melawan Standar Liege bulan lalu. Foto: Twiiter Football Tweet

 

 

Manajemen Antwerp menyatakan. Telah bertemu dan berbicara dengan Nainggolan. Dan klub siap bekerjasama. Untuk kemungkinan transfer mantan pemain Intermilan tersebut.

 

“RAFC tidak akan mengomunikasikan lebih lanjut. Mengenai hal ini. Dan akan fokus. Pada persiapan kembalinya. Kompetisi reguler.” Tulis manajemen Antwerp. Dikutip dari dari Goal Indonesia.

 

 

Nainggolan pindah ke Royal Antwerp pada tahun lalu. Kedatangannya disambut meriah oleh manajemen. Mengingat ia akhirnya kembali ke Belgia. Setelah betualang ke banyak tim di Italia.

 

 

Antwerp Depan Radja Nainggolan

DEPAK : Chairman Antwerp Paul Gheysens mengatakan, apa yang dilakukan Nainggolan sebagai sesuatu yang memalukan dan pemborosan bakat. Foto: Getty Images via Goal Indonesia

 

 

Chairman Klub Paul Gheysens. Yang pada penyambutan Nainggolan sempat menabuh drum. Mengaku kesal sekaligus kecewa. Menurutnya. Nainggolan sudah tidak fokus. Pada profesinya sebagai pesepakbola.

 

Menurutnya. Prilaku Nainggolan tidak mencontohkan keteladanan. Ia pun menganggap semua tingkah laku Nainggolan. Sebagai pemborosan bakat. Yang patut disesalkan. Dan itu telah memalukan Nainggolan sebagai pribadi dan klub. (01)

 

Leave a Comment