Latest

Kategori berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print

Viral, FBI Gerebek Rumah Donald Trump

Sebuah mobil polisi terparkr di depan Mar A Lago saat FBI Gerebek Rumah Donald Trump
BERJAGA: Pihak berwenang berdiri di luar Mar-a-Lago pada Senin malam saat penggerebekan di rumah Donald Trump. Foto: EPA-EFE/REX/ShutterstockHak via BBC

FBI gerebek rumah Donald Trump di Mar-a-Lago Florida pada Senin waktu setempat. Mantan Presiden Amerika Serikat itu mengatakan agen FBI telah juga membobol brankasnya. “Saat ini dikepung, digerebek, dan diduduki.” katanya dikutip dari BBC.

 

Trump tak mengatakan mengapa penggerebekan itu terjadi. Namun sumber yang tak disebutkan namanya menyebut penggerebekan kemungkinan terkait penyelidikan Departemen Kehakiman AS atas penghapusan catatan resmi presiden Trump ke resor Florida.

 

 

FBI Gerebek Rumah Donald Trump-tampak lokasi Mar-a-Lago dari kejauhan

Resor Mar-a-Lago milik mantan Presiden AS Donald Trump terlihat di Palm Beach, Florida, AS, 8 Februari 2021. REUTERS/Marco Bello/File Photo via BBC

 

 

Departemen Kehakiman menolak mengomentari kejadian. Markas besar FBI di Washington dan kantor lapangannya di Miami keduanya menolak berkomentar. Pencarian itu tampaknya menyangkut kotak-kotak dokumen yang dibawa Trump dari Gedung Putih ke klub Florida.

 

“Setelah bekerja dan bekerja sama dengan instansi Pemerintah terkait, penggerebekan mendadak di rumah saya ini tidak perlu atau tidak pantas,” kata Trump dikutip dari BBC. “Mereka bahkan membobol brankas saya!” tambahnya.

 

Kemudian pada hari Senin, Trump tidak menyebutkan serangan itu selama rapat jarak jauh singkat untuk Leora Levy, yang telah dia dukung untuk nominasi Partai Republik untuk senator AS dari Connecticut.

 

 

Mobil polisi berjaga di depan Trump Tower saat FBI Gerebek Rumah Donald Trump

Sebuah kendaraan NYPD diparkir di luar Trump Tower setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa agen FBI menggerebek rumahnya di Mar-a-Lago Palm Beach, di New York City, AS, 8 Agustus 2022. REUTERS/Eduardo Munoz via BBC

 

 

CNN melaporkan bahwa Trump tidak berada di lokasi kejadian saat penggerebekan. Sementara FBI telah menjalankan surat perintah penggeledahan untuk memasuki tempat tersebut. CNN juga mengatakan pencarian itu terkait dengan dokumen rahasia.

 

Trump sendiri telah menjadikan klubnya di Palm Beach sebagai rumahnya sejak meninggalkan Gedung Putih pada Januari 2021. Ia sering menghabiskan musim panas di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, karena Mar-a-Lago biasanya tutup pada bulan Mei untuk musim panas.

 

Departemen Kehakiman meluncurkan penyelidikan tahap awal terhadap penghapusan catatan Trump ke perkebunan Florida, sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan pada bulan April.

 

Penyelidikan dilakukan setelah Administrasi Arsip dan Catatan Nasional AS pada Februari. Serta memberi tahu Kongres bahwa mereka telah menemukan sekitar 15 kotak dokumen Gedung Putih dari rumah Trump di Florida, beberapa di antaranya berisi materi rahasia.

 

Komite Pengawasan DPR AS pada waktu itu mengumumkan akan memperluas penyelidikan atas tindakan Trump dan meminta Arsip untuk menyerahkan informasi tambahan.

 

 

FBI Gerebek Rumah Donald Trump

Mantan Presiden AS Donald Trump berbicara pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) di Dallas, Texas, AS, 6 Agustus 2022. REUTERS/Brian Snyder via BBC

 

 

Trump sebelumnya mengkonfirmasi bahwa dia telah setuju untuk mengembalikan catatan tertentu ke Arsip, menyebutnya “proses biasa dan rutin.”

 

Selain kasus catatan kepresidenan, BBC mengatakan saat ini Trump sedang diselidiki di sejumlah bidang lain, termasuk penyelidikan kongres terhadap 6 Januari 2021, penyerangan oleh pendukung Trump di Capitol AS dan tuduhan bahwa Trump mencoba mempengaruhi hasil pemilu Georgia tahun 2020.

 

Selain itu, Jaksa AS di Washington, D.C., sedang menyelidiki skema oleh sekutu Trump untuk mengajukan daftar pemilih palsu dalam upaya yang gagal untuk membatalkan pemilihan presiden 2020.

 

Di bawah kepemimpinan Matthew Graves, Pengacara AS di Washington, D.C., yang dilantik pada musim gugur yang lalu, Departemen Kehakiman telah mulai mengeluarkan panggilan pengadilan juri kepada para pemilih di negara bagian medan pertempuran, termasuk beberapa pemilih yang menandatangani sertifikat palsu yang mengesahkan pemilihan untuk Trump.

 

aca

 

Menurut beberapa panggilan pengadilan yang dilihat oleh Reuters, jaksa sedang mencari komunikasi antara pemilih dan pegawai federal. “Setiap anggota, karyawan atau agen Donald J. Trump,” serta dengan individu tertentu di lingkaran dalam Trump termasuk pengacara John Eastman, Jenna Ellis dan Rudy Giuliani.

 

Dalam sebuah wawancara pada bulan Juli dengan NBC News, Jaksa Agung Merrick Garland ditanya apakah Departemen Kehakiman akan mendakwa Trump atas peristiwa 6 Januari jika bukti mendukung tindakan semacam itu.

 

Garland menjawab, “Kami bermaksud untuk meminta pertanggungjawaban setiap orang, siapa pun yang bertanggung jawab secara pidana atas peristiwa sekitar 6 Januari, atas segala upaya untuk mengganggu pengalihan kekuasaan yang sah dari satu pemerintahan ke pemerintahan lainnya. Itulah yang kami lakukan. Kami tidak memperhatikan masalah lain sehubungan dengan itu.” tandasnya dikutip dari BBC. (01)

 

Leave a Comment