Latest

Kategori berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print

KTT G20 Sepakat Tuntut Rusia Tarik Pasukan

KTT G20 Sepakat Tuntut Rusia Tarik Pasukan
TOLAK PERANG : Presiden Jokowi mengatakan bertanggung jawab berarti menciptakan situasi win-win. Bukan zero-win. Bertanggung jawab di sini juga berarti kita harus mengakhiri perang, Foto: BAY ISMOYO/AFP via BBC Indonesia

BALI – 16 November – (moerni) – KTT G20 di Bali resmi ditutup. Negara-negara G20 sepakat mengecam perang Rusia – Ukraina. Para pemimpin negara pun menuntut agar Rusia segera menarik pasukan dari Ukraina.

 

Komunike akhir ini lahir sebagai bentuk keprihatinan atas perang yang terus terjadi. Komunike akhir ini sempat dikhawatirkan tak tercapai. Mengingat sejumlah negara seperti China, Brasil dan India disebut mendukung Rusia. Sementara AS, Australia, Kanada, Inggris mengecam invasi atas Ukraina.

 

Sebagian besar anggota G20. Juga mengutuk keras perang di Ukraina. Dan menekankan dampak penderitaan kemanusiaan. Yang luar biasa. Serta memperburuk ekonomi global. Menghambat pertumbuhan. Memicu inflasi. Serta mengganggu rantai pasokan dunia.

 

 

 

 

Negara-negara G20 juga mendesak. Agar setiap negara menegakkan hukum internasional. Serta sistem multilateral. Agar perdamaian dan stabilitas dunia terjamin.

 

Sementara itu. Menteri Luar Negeri Rusia. Sergei Lavrov. Menilai negara-negara barat telah mempolitisasi G20. Lavrov sendiri dikabarkan telah meninggal Indonesia pada Selasa (15/11) malam. Atau sehari sebelum penutupan G20.

 

 

Presiden Joko Widodo dalam pidato pembukaan mengatakan. Dampak perang di masa depan akan dirasakan oleh generasi mendatang. Dan semua itu akan menjadi tanggung jawab kita semua. Di masa sekarang. Karena menurut Jokowi. Setiap negara punya tanggung jawab. Terhadap kestabilan situasi dunia.

 

“Bertanggung jawab berarti. Menciptakan situasi win-win. Bukan zero-win. Bertanggung jawab. Di sini juga berarti. Kita harus mengakhiri perang.” Ujarnya. Dikutip dari BBC Indonesia.

 

 

KTT G20 Sepakat Tuntut Rusia Tarik Pasukan

SAMBUT : Presiden Joko Widodo menyambut PM India Narendra Modi. Yang akan melanjutkan Presidensi G20 mendatang. Foto:
Leon Neal/Getty via BBC Indonesia

 

 

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berharap. Rusia dan Ukraina kembali ke jalur diplomasi dan gencatan senjata.

 

India yang akan melanjutkan Presidensi G20 menilai. Pasokan global saat ini terancam hancur. Baik oleh Perubahan iklim. Pandemi Covid. Dan perang di Ukraina. Karenanya Narendra menekankan. Agar pemimpin G20 menciptakan tatanan dunia baru paska pandemi.

 

Menurutnya. Selama seadad terakhir. Perang Dunia Kedua mendatangkan malapetaka di dunia. Sejak saat itu. Para pemimpin berusaha serius menempuh jalur perdamaian. “Dan sekarang giliran kita,” harapnya sepeti dikutip melalui BBC Indonesia. (01)

 

Leave a Comment