Latest

Kategori berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print

Salah Siapa

Salah Cetak Hat-Trick Tercepat di Liga Champions
GOL : Striker Liverpool Mohammed Salah tengah berjuang kembali ke performa terbaiknya. Foto: inews.co.uk

12 Oktober – (moerni) – Menyusur dari sisi kanan. Kontrol. Sedikit sentuhan. Tembak. Dan gol. Itu adalah ciri khas Mohammed Salah. Striker Liverpool. Tapi kini itu jarang terlihat. Kondisi salah dan Liverpool bertalian erat. Sama-sama kurang bagus.

 

Dalam beberapa pertandingan terakhir. Salah hanya lari-lari di lapangan. Tanpa kontribusi berarti. Ia mulai jarang mencetak gol. Bahkan dalam delapan pertandingan Liga Inggris yang dilakoni. Salah hanya menyumbang dua gol.

 

Salah satu kontribusi yang sedikit terlihat adalah saat pekan lalu di Liga Champion. Saat melawan Rangers. Liverpool yang memainkan formasi 4-2-4 sukses menang 2-0. Formasi itu kemudian dipakai lagi saat berhadapan dengan Arsenal akhir pekan lalu.

 

Sebetulnya hasilnya tak terlalu buruk. Liverpool kalah tipis 2-3 dari Arsenal. Seandainya Liverpool mendapatkan hadiah penalty saat Gabriel melakukan handsball di kotak penalti Arsenal. Mungkin pertandingan bisa berakhir imbang 3-3 untuk Liverpool.

 

Terlepas dari hasil yang dicapai. Salah lagi-lagi kurang memberikan kontribusi. Ia pun ditarik di menit 69. Ini adalah kali kedua dalam 18 bulan terakhir Salah ditarik ke luar lapangan. Dengan kondisi Liverpool tidak memenangi pertandingan.

 

 

Salah Siapa

CHAMPION : Mohammed Salah menutupi sebagian wajahnya saat dikalahkan Napoli di Liga Champion. Foto: CNN Indonesia

 

 

Spekulasi banyak bermunculan tentang Salah. Hampir sama banyak dengan cemohoaan terhadap pemain Timnas Mesir itu. Orang banyak bilang bahwa ini ada kaitannya dengan Sadio Mane. Apa benar Salah kehilangan kemampuan karena ditinggal partnernya, Sadio Mane?

 

Tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah. Kepergian Mane-yang seorang pemain hebat-tak bisa dipungkiri berpengaruh pada penampilan Salah.

 

 

Selama ini keduanya bersama Firminho berada di lini serang Liverpool. Mereka bermain bergantian. Dari kiri ke kanakan. Dari kanan ke kiri. Ketiganya bisa berpindah-pindah posisi. Menyesuaikan keadaan.

 

Selepas Mane pergi. Liverpool sudah menyiapkan  suksesor. Mereka membeli Darwin Nunez dari Benfica. Dibeli dengan harga fantastis. Sebesar 75 juta Euro, atau sekitar Rp 1,15 triliun.

Posisi penyerang berubah. Diisi Nunez di tengah. Luis Diaz atau Diogo Jotta di kiri dan Salah di kanan.

 

Tapi dengan formasi ini. Salah dan Diaz nyaris tak bisa berotasi. Karena Nunez adalah pennyerang tengah. Penyerang yang berposisi di poros. Di kotak penalti.

 

Sebagai pemain baru Nunez masih butuh adaptasi. Walaupun sudah ada beberapa gol yang ia hasilkan untuk Liverpool. Di sisi lain, Salah khususnya, mati angin.

 

Ia tak bisa berotasi. Ia hanya bisa lari-lari di sisi kanan. Lalu mengoper bola. Itu tugas barunya. Hasilnya pun kadang kurang memuaskan.

 

Salah Siapa

Perporfma Mohammed Salah dalam beberapa tahun terakhir dan perbandingan dari musim-musim sebelumnya. Inforgrafis/inews.co.uk

 

Mengutip inews.co.uk. Musim lalu Salah mencatatkan 52 sentuhan per 90 menit. Tapi kini turun menjadi hanya 42 sentuhan per 90 menit. Tembakan tepat sasarannya juga menurun. Dari rata-rata 1,6 tembakan tepat sasaran per 90 menit menjadi 0,9 tembakan.

 

Catatan lama juga menunjukkan Salah melakukan 4,4 tembakan per 90 menit. Tapi kini turun hanya 3,0 tembakan  per 90 menit.  Begitupula dengan jumlah sentuhan di area penalti yang sangat berkurang. Melawan Arsenal pada hari Minggu, Salah hanya sekali menyentuh bola i kotak lawan.

 

Satu-satunya yang meningkat pada catatan Salah adalah penciptaan peluang. Salah biasanya hanya punya peluang 1,5 per pertandingan. Tapi kini naik menjadi 3,3 peluang per pertandingan.

 

Dengan performanya yang menurun. Banyak yang menilai Liverpool telah salah menilai harga Salah. Apalagi pada Agustus lalu, Salah menandatangani kontrak baru di Liverpool. Pemain 30 tahun itu jadi pemain termahal The Reds.

 

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp percaya semua adalah masalah keadaan. Ketimbang kesalahan strategi. Memang benar bahwa Salah memiliki jumlah sentuhan kotak penalti tertinggi dalam pertandingan musim ini melawan Bournemouth. Ketika Liverpool menang 9-0.

 

Tapi kini semua menjadi rumit untuk Liverpool. Performa mereka tak kunjung membaik. Di Liga Inggris mereka kini terpental dari empat besar. Dan di Liga Champion mereka masih terseok.  Besok Liverpool akan berhadapan dengan Rangers. Dan di akhir pekan mereka akan bertanding melawan Manchester City.

 

Mereka harus segera menemukan  solusi. Bagaimana memaksimalkan para pemain. Karena sebetulnya mereka punya banyak pemain bagus. Apakah baik menumpuk semua telur di dalam satu keranjang? Apa gunanya memiliki banyak pemain bagus? Tapi tak bisa memaksimalkan semuanya? (01)

 

Leave a Comment