Latest

Kategori berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print

Siapa Jendral yang Tega Tembaki Kucing? dan Apa Alasannya?

Siapa Jendral yang Tega Tembaki Kucing
Seekor kucing mengalami kebutaan usai ditembak orang tak dikenal. Foto ilustrasi. Foto : Grid

BANDUNG 18 Agustus – moerni – Kabar tak sedap menyeruap dari sekolah staf dan komando tentara nasional Indonesia (Sesko) TNI. Sejumlah kucing diduga ditembaki dengan senapa angin oleh seorang jendral. Ada yang mati ada juga yang luka-luka. Lalu siapa Jendral yang tega tembaki kucing di Sesko TNI? Dan Apa alasannya?

 

Informasi yang didapat menyebutkan, sedikitnya ada sekitar enam kucing yang diketahui ditembaki. Beberapa di antaranya mengalami luka-luka ada juga yang tubuhnya bolong. Insiden ini bahkan membuat Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa geram dan memerintahkan untuk dilakukan pemeriksaan.

 

 

Siapa Jendral yang Tega Tembaki Kucing

Jendral TNI Andika Perkasa memerintahkan pengusutan atas kasus penembakan kucing di Sesko TNI. Foto: media delegasi

 

 

Belakangan diketahui, bahwa pelaku penembakan adalah seorang jendral. Komandan Sesko TNI dan Tim Hukum TNI menyebut bahwa Brigjen TNI NA (inisial, red) adalah pelaku penembakan terhadap kucing-kucing tersebut. Brigjen NA bertugas sebagai anggota organik Sesko TNI.

 

“Brigjen NA telah menembak beberapa ekor kucing dengan menggunakan senapan angin milik pribadi,” demikian keterangan resmi dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Kamis (18/8) dikutip dari CNN Indonesia.

 

 

Siapa Jendral yang Tega Tembaki Kucing

Foto kucing-kucing yang ditembak di Sesko TNI beredar luas di internet. Foto : hitekno

 

 

Apa alasan Jendral NA tembaki kucing?

 

Puspen TNI dalam rilisnya menjelaskan, penembakan dilakukan oleh Brigjen NA pada Selasa 16 Agustus pukul 13.00 WIB. Alasannya, adalah untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan di lingkungan tempat tinggal tempat makan Perwira Siswa Sesko TNI. “Bukan karena kebencian terhadap kucing,” keterangan Puspen TNI.

 

 

Tim Hukum TNI berjanji akan menindak lanjuti kasus tersebut. Brigjen NA disangkakan pasal Pasal 66 UU nomor 18 tahun 2009 (tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan) dan Pasal 66A, Pasal 91B UU nomor 41 tahun 2014 (tentang Perubahan Atas Undang Undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan).

 

“Matanya ditembak dan tembus ke mulut, saat ini dibawa ke amoreanimalclinic untuk penanganan X-Ray dan operasi,” tulis akun tersebut. (01)

 

Artikel Menarik Lain yang Mungkin Terlewatkan

 

 

 

Leave a Comment