Latest

Kategori berita

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print

William Ruto Klaim Menangi Pilpres Kenya

William Ruto Klaim Menangi Pilpres Kenya
SANJUNG : William Ruto (kanan) menyebut Ketua Komisi Pemilihan Kenya Chebukati sebagai "pahlawan". Foto : Getty Images via BBC

William Ruto klaim menangi pemilihan presiden (pilpres) Kenya yang berlangsung kemarin (15/8). Klaim kemenangan disampaikan usai Ketua Komisi Pemilihan Kenya Wafula Chebukati mengumumkan kemenangan Ruto.

 

William Ruto yang saat ini menjabat waki presiden Kenya dinyatakan sebagai pemenang Pilpres Kenya setelah meraih 50,5% suara. Sementara, lawannya Raila Odinga meraih 48,5% suara. Sangat tipis. Namun sesuai aturan pemilihan Kenya, kandidat yang menang harus mendapatkan 50 % suara plus satu.

 

Sementara itu, William Ruto telah mengklaim kemenangan di Pilpres Kenya. Ia menegaskan, tak akan mundur meski apapun terjadi. “Tak ada kata untuk melihat ke belakang. Kami melihat ke masa depan. Kami membutuhkan semua tangan untuk bergerak maju.” Tegasnya soal klaim memenangi Pilpres.

 

 

 

William Ruto Klaim Menangi Pilpres Kenya

PILPRES : Wakil Ketua Komisi Pemilihan dan Batas Independen (IEBC) Juliana Cherera menyampaikan berita soal hasil pilpres Kenya. Foto : Reuters

 

 

Sementara itu di tempat terpisah, Wakil Ketua Komisi Pemilihan dan Batas Independen (IEBC) Kenya, Juliana Cherera mengatakan, bahwa dia dan tiga komisioner lainnya tidak mengakui hasil tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan membuat pilpres Kenya semakin buruk dan memicu kekerasan di mana-mana.

 

“Kami tidak dapat mengambil kepemilikan atas hasil yang akan diumumkan, karena sifat buram dari fase terakhir pemilihan umum ini,” kata Juliana dikutip dari Reuters.

 

“Kami akan memberikan pernyataan yang komprehensif… dan sekali lagi kami mendesak warga Kenya untuk tetap tenang,” tambahnya kepada BBC.

 

Ruto yang kini berusia 55 tahun dikenal kerap mengkritik dinasti politik Kenya terhadadp lawannya Raila Odinga dan Presiden Uhuru Kenyatta.

 

 

William Ruto Klaim Menangi Pilpres Kenya

William Ruto Klaim Wakil Presiden Kenya sekaligus kandidat presiden Kenya dari United Democratic Alliance (UDA) William Ruto . Foto: Reuters

 

 

Jika resmi terpilih, Ruto nantinya akan menghadapi krisis sosial ekonomi di negara Afrika Timur itu. Di mana warga Kenya yang miskin sudah ‘babak belur’ setelah dihantam badai COVID-19 yang menyebabkan kenaikan harga pangan dan bahan bakar global.

 

Kekeringan terburuk selama 40 tahun juga telah menghancurkan bagian utara negara itu. Dan saat ini 4,1 juta orang bergantung pada bantuan pangan. Di sisi lain, tingkat utang Kenya terus melonjak.

 

Di daerah kumuh Kibera di Nairobi dan Kisumu, yang merupakan basis Odinga, reaksi langsung muncul. Beberapa gumpalan asap hitam membubung di jalan-jalan Kibera, mencerminkan pemandangan serupa di Kisumu, di sebelah barat negara itu. Orang-orang membakar tumpukan ban. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

 

Di Kisumu, Gubernur Anyang’ Nyong’o menyerukan ketenangan saat protes di beberapa bagian kota tepi danau berubah menjadi kekerasan setelah kemenangan Ruto diumumkan. Dia mengatakan kepemimpinan Azimio sedang bekerja untuk merencanakan tanggapannya untuk “memastikan keadilan” bagi Odinga.

 

Di tengah teriakan “Kita butuh Raila sekarang!”, “Chebukati harus pergi!” dan “No Raila, no peace!”, pengendara sepeda motor membunyikan klakson dan orang-orang meniup vuvuzela dan peluit.

 

 

Pendukung Ruto di Eldoret Bergembira

 

“Kami sangat senang. Saya percaya pada pemimpin yang dipilih, saya percaya pada IEBC (komisi pemilihan),” kata warga Eldoret, Kenneth Kibitok, 25 tahun kepada Rueters.

 

“Dia adalah tentang bottom up. Orang-orang dari bawah sana akan berada di sini,” kata Kibitok, yang menghabiskan sepanjang hari di trotoar Eldoret yang populer di kalangan warga Kenya yang suka membahas politik.

 

 

William Ruto Klaim Menangi Pilpres Kenya

PROTES : Petugas polisi anti huru hara mencoba memadamkan barikade yang dinyalakan oleh pengunjuk rasa menyusul pengumuman hasil pemilu Kenya. Foto : Reuters

 

 

Sejarah Kekerasan Pilpres di Kenya

 

Pilpres di Kenya sudah sering kali berlangsung brutal dan  tak jarang menelan korban. Pada 2007 tercatat lebih dari 1,200 orang tewas. Lalu pada 2017 lebih dari 100 orang dilaporkan tewas setelah Mahkamah Agung membatalkan hasil awal pilpres dengan alasan terjadi penyimpangan dalam proses pemilihan.

 

Dan tahun ini, hal serupa dikhawatirkan akan kembali terjadi. Para diplomat dan pengamat internasional sudah diamankan sebelum hasil pilpres diumumkan.

 

 

Sebelum mengumumkan Ruto sebagai pemenang pilpres Kenya, Chebukati mengatakan dua komisioner dan kepala eksekutif komisi pemilihan Kenya telah terluka dan sedang dirawat.

 

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) turut mencatat hasil Pilpres Kenya. Juru bicara PBB Stephane Dujarric mendorong semua kandidat untuk menggunakan jalur hukum guna mengatasi setiap masalah pilpres.

 

Kedutaan Besar AS di Kenya mendesak semua pihak untuk bekerja sama menyelesaikan masalah pemilu secara damai. “Kami meminta semua pemimpin partai politik untuk terus mendesak para pendukungnya untuk tetap damai dan menahan diri dari kekerasan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

 

 

William Ruto Klaim Menangi Pilpres Kenya

PROTES : Orang-orang terlibat perkelahian dengan petugas keamanan saat mereka menghalangi ketua IEBC untuk mengumumkan hasil pemilu Kenya. Foto : Reuters

 

 

Pilpres Kenya ‘Belum Selesai’

 

Pengumunan hasil Pilpres Kenya dengan William Ruto sebagai nampaknya belum selesai. Raila Odinga, tidak menghadiri pengumuman tersebut. Pasangannya, Martha Karua kemudian men-twit dan menyatakan bahwa Pilres belum berakhir. “Ini belum berakhir sampai semuanya berakhir.” Tulisnya.

 

Saitabao Kanchory, kepala agen nasional untuk Aliansi Azimio La Umoja (Deklarasi Persatuan) Odinga mengatakan, di luar pusat penghitungan bahwa mereka akan terus “menahan Wafula Chebukati  untuk mempertanggungjawabkan kepada rakyat Kenya untuk menyelenggarakan pemilu yang bebas dan kredibel. ” (01)

 

Leave a Comment